Klasemen Medali APG 2025: Indonesia Bersaing Ketat dengan Thailand di Posisi Kedua

Kamis, 22 Januari 2026 | 10:27:40 WIB
Klasemen Medali APG 2025: Indonesia Bersaing Ketat dengan Thailand di Posisi Kedua

JAKARTA - Pada hari pertama perhelatan ASEAN Para Games (APG) 2025 yang berlangsung di Thailand, Indonesia tampil memukau dan berhasil mengamankan posisi kedua di klasemen sementara. 

Dengan total 37 medali yang diperoleh pada Rabu, 21 Januari 2026, kontingen Merah Putih menunjukkan perjuangan luar biasa, meskipun belum mampu menggeser Thailand yang menjadi tuan rumah. 

Indonesia berhasil mengumpulkan 14 medali emas, 14 medali perak, dan sembilan medali perunggu, suatu pencapaian yang patut dibanggakan.

Keberhasilan Cabang Olahraga Balap Sepeda

Cabang olahraga para balap sepeda menjadi penyumbang utama medali emas bagi Indonesia. Sejumlah atlet dari cabang ini tampil cemerlang dan membuka peluang bagi Indonesia untuk meraih lebih banyak emas. 

Di nomor men’s time trial (31,2 km) B, Nurfendi dan Mufti Fadilah Salma sukses merebut medali emas pertama Indonesia di ajang ini. Keberhasilan mereka membangkitkan semangat seluruh kontingen Indonesia untuk bersaing ketat di cabang lainnya.

Selain itu, cabang para balap sepeda juga menyumbangkan dua medali emas lainnya. Tim putri yang terdiri dari Vanza Mifthahul Jannah dan Salsa Billah Nimatus Zahrah tampil gemilang di nomor women’s time trial (23,4 km) B, dan meraih medali emas. 

Tak ketinggalan, M. Fadli Immamudin sukses menjadi yang terbaik di nomor men’s time trial (31,2 km) C3-C5, menyumbang medali emas ketiga bagi Indonesia di cabang ini.

Dominasi Indonesia di Cabang Para Renang

Indonesia juga menunjukkan dominasinya di cabang olahraga para renang, dengan total enam medali emas yang berhasil dipersembahkan oleh para perenang Tanah Air. Siti Alfiah membuka peluang medali emas Indonesia dengan kemenangan di nomor 400m gaya bebas putri S6. 

Sementara itu, Mutiara Cantik Harsanto meraih medali emas di nomor 100m gaya dada putri SB9, dan Syuci Indriani tampil memukau dengan medali emas di nomor 100m gaya kupu-kupu putri S14.

Tak hanya itu, beberapa perenang putra Indonesia juga turut menyumbangkan medali emas untuk kontingen Merah Putih. Mulyadi berhasil meraih emas di nomor 100m gaya dada putra SB4, sementara Muhammad Gerry Pahker menambah koleksi medali emas di nomor 100m gaya dada putra SB6. 

Abdil Majid Rahman juga tampil luar biasa dengan meraih medali emas di nomor 100m gaya dada putra SB7.

Para Powerlifting Menyumbang Emas

Cabang olahraga para powerlifting juga turut memberikan kontribusi signifikan bagi perolehan medali Indonesia. Eliana, atlet powerlifting Indonesia, sukses meraih medali emas di kelas 41 kg putri. 

Keberhasilan Eliana menunjukkan kekuatan fisik dan tekad juangnya yang luar biasa. Medali emas dari cabang ini menjadi salah satu kebanggaan Indonesia dan turut memperkokoh posisi Indonesia di klasemen sementara.

Thailand Masih Dominan di Peringkat Pertama

Meskipun Indonesia tampil gemilang dengan perolehan 14 medali emas, 14 perak, dan sembilan perunggu, Thailand yang menjadi tuan rumah masih mendominasi klasemen sementara dengan total 61 medali. 

Thailand berhasil meraih 23 medali emas, 20 medali perak, dan 18 medali perunggu pada hari pertama kompetisi. Keberhasilan tuan rumah ini tidak terlepas dari motivasi dan semangat juang atlet mereka yang berusaha memberikan yang terbaik untuk negara.

Vietnam, Filipina, dan Malaysia Berkompetisi Ketat

Di peringkat ketiga, Vietnam tampil cukup mengejutkan dengan meraih delapan medali emas, lima medali perak, dan lima medali perunggu. 

Negara ini semakin menunjukkan kemajuan pesat dalam olahraga para, dan terus bersaing dengan Indonesia dan Thailand untuk memperebutkan posisi terbaik.

Sementara itu, Filipina berada di peringkat keempat dengan lima medali emas, empat perak, dan tiga perunggu. Negara ini juga menunjukkan performa yang cukup solid dalam ajang APG 2025. Tidak ketinggalan, Malaysia yang menutup lima besar klasemen sementara, berhasil meraih tiga medali emas, sembilan perak, dan sebelas perunggu.

Negara-Negara Lain dalam Klasemen Sementara

Klasemen sementara ASEAN Para Games 2025 diisi oleh negara-negara yang secara bergantian berkompetisi di ajang olahraga ini. Myanmar menempati peringkat keenam dengan tiga medali emas, dua perak, dan satu perunggu. 

Singapura juga menunjukkan performa yang tidak kalah impresif, berada di posisi ketujuh dengan dua medali emas dan dua perak. Laos, Brunei, dan Timor Leste masing-masing menduduki peringkat delapan, sembilan, dan sepuluh, meskipun belum berhasil meraih medali emas.

Perkembangan Kontingen Indonesia

Dengan posisi Indonesia yang bertahan di peringkat kedua, para atlet Indonesia semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik di setiap cabang yang mereka ikuti.

Meskipun Thailand masih memimpin dengan perolehan medali terbanyak, Indonesia tidak akan menyerah dan terus berusaha untuk menambah koleksi medali emasnya.

Setiap cabang olahraga akan menjadi ajang bagi atlet Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaik dan memperjuangkan medali emas bagi negara.

Tidak hanya cabang-cabang olahraga unggulan seperti para renang dan para balap sepeda yang memberikan hasil positif, namun juga cabang-cabang lain yang masih memiliki peluang untuk meraih medali. 

Diharapkan, para atlet yang masih berlaga dapat memberikan kejutan-kejutan baru yang dapat menambah medali Indonesia dalam perhelatan APG 2025.

Indonesia yang berada di peringkat kedua klasemen sementara ASEAN Para Games 2025, telah menunjukkan performa yang luar biasa pada hari pertama. Dengan total 14 medali emas, 14 perak, dan sembilan perunggu, Indonesia membuktikan bahwa mereka merupakan salah satu kekuatan besar di ajang ini. 

Cabang olahraga para renang dan para balap sepeda menjadi penyumbang utama medali emas, sementara atlet lain seperti Eliana di cabang powerlifting turut memberi kontribusi positif bagi kontingen Indonesia.

Thailand masih memimpin klasemen dengan perolehan 23 medali emas, namun persaingan masih sangat terbuka, dengan Indonesia siap memberikan perlawanan sengit. Negara-negara seperti Vietnam, Filipina, dan Malaysia juga terus menunjukkan progres yang signifikan, menjadikan kompetisi ini semakin ketat. 

Setiap medali yang diperoleh menjadi bukti dedikasi dan perjuangan atlet Indonesia, dan masih banyak kesempatan bagi mereka untuk terus menambah koleksi medali.

Dengan semangat yang membara, Indonesia bertekad untuk mempertahankan posisi terbaik dan bersaing untuk merebut tempat pertama di klasemen medali ASEAN Para Games 2025.

Terkini