SAHAM

Update Rekomendasi Saham 24 Februari 2026, Cek Sektor Potensi Menguat

Update Rekomendasi Saham 24 Februari 2026, Cek Sektor Potensi Menguat
Update Rekomendasi Saham 24 Februari 2026, Cek Sektor Potensi Menguat

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 23 Februari 2026, menutup sesi dengan penguatan signifikan sebesar 1,5% di level 8.396,08.

Sepanjang hari, IHSG bergerak fluktuatif namun tetap menunjukkan tren positif. Intraday, IHSG sempat menembus posisi tertinggi 8.397,06, sementara level terendah tercatat 8.327,56 pada pagi hari.

Penguatan IHSG ini terutama dipengaruhi oleh sektor-sektor unggulan, termasuk saham barang baku, transportasi, dan perindustrian. Saham-saham di sektor barang baku melonjak hingga 3,31%, transportasi naik 3,08%, dan perindustrian menguat 1,72%. 

Lonjakan ini mencerminkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi domestik, terutama setelah kebijakan fiskal dan kondisi makro yang kondusif.

Volume perdagangan pada sesi tersebut tercatat mencapai 49,6 miliar saham dengan nilai transaksi total Rp 24,16 triliun. Frekuensi transaksi mencapai 3,04 juta kali, menunjukkan aktivitas pasar yang cukup tinggi. 

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 468 saham menguat, 206 saham melemah, dan 142 saham stagnan. Data ini menegaskan bahwa mayoritas saham berada di zona positif, memberikan sentimen bullish yang kuat bagi investor.

Sektor Penggerak IHSG dan Tren Investasi

Penguatan IHSG tidak lepas dari peran sentral saham-saham tertentu yang menjadi penggerak pasar. Saham-saham barang baku, misalnya, menunjukkan performa solid akibat optimisme permintaan global. Sektor transportasi juga mendapat dukungan dari pergerakan logistik dan aktivitas ekonomi domestik yang meningkat. Sementara itu, saham perindustrian mendapat dorongan dari prospek produksi dan ekspor yang lebih stabil.

Investor asing juga berperan dalam menggerakkan pasar. Keterlibatan mereka dalam membeli saham-saham unggulan menunjukkan keyakinan terhadap prospek pasar modal Indonesia. Tren ini menimbulkan peluang bagi investor domestik untuk menyesuaikan portofolio mereka, terutama dalam saham-saham yang berada di sektor strategis dan memiliki kapitalisasi besar.

Tren investasi saat ini menunjukkan pola bullish jangka pendek, namun investor tetap disarankan untuk memantau pergerakan IHSG secara harian. Analisis teknikal dan fundamental menjadi penting untuk menentukan momen optimal dalam membeli atau menjual saham, sehingga risiko dapat diminimalkan.

Rekomendasi Saham Berdasarkan Broker

Berbagai broker menyiapkan daftar rekomendasi saham hari ini, 24 Februari 2026, yang menarik untuk dicermati oleh investor. Rekomendasi ini disusun berdasarkan tren harga, likuiditas, dan potensi penguatan harga saham. Beberapa broker yang memberikan rekomendasi antara lain BRI Danareksa Sekuritas, BNI Sekuritas, Phillip Sekuritas, MNC Sekuritas, CGS International Sekuritas, Hintraco Sekuritas, Panin Sekuritas, dan Mirae Asset Sekuritas.

Saham yang direkomendasikan oleh BRI Danareksa Sekuritas mencakup MBMA, BIPI, dan SOCI. BNI Sekuritas menyoroti saham BRMS, ANTM, BIPI, PTRO, dan MBMA. Phillip Sekuritas menambahkan DKFT dan TRIN sebagai pilihan potensial. MNC Sekuritas menyoroti ADRO, ASII, EXCL, dan GOTO, sementara CGS International Sekuritas memberikan rekomendasi MAPA, UNVR, TINS, ANTM, MDKA, dan ARCI.

Hintraco Sekuritas menyoroti BBRI, BRPT, UNVR, ESSA, dan TINS. Panin Sekuritas menambahkan saham DKFT, SMDR, dan TPIA, sedangkan Mirae Asset Sekuritas menekankan AALI, INKP, dan TPIA. Rekomendasi ini diharapkan menjadi panduan bagi investor untuk menentukan saham mana yang layak dibeli, dijual, atau dipertahankan dalam portofolio mereka.

Strategi dan Analisis Saham Hari Ini

Dalam menghadapi perdagangan Selasa, 24 Februari 2026, investor disarankan untuk tetap berhati-hati meski IHSG menutup dengan penguatan kemarin. Analisis teknikal menunjukkan beberapa saham memiliki tren uptrend, sehingga berpotensi melanjutkan penguatan hari ini. Sementara itu, saham yang mengalami tekanan kemarin mungkin memberikan peluang beli dengan harga lebih rendah bagi investor yang memanfaatkan strategi buy on weakness.

Diversifikasi portofolio tetap menjadi strategi penting. Investor dapat memilih saham dari berbagai sektor agar risiko lebih terkontrol. Misalnya, menggabungkan saham barang baku, transportasi, dan perindustrian dalam portofolio bisa menyeimbangkan volatilitas. Selain itu, pemantauan indikator pasar global dan domestik dapat membantu memprediksi pergerakan IHSG dan harga saham tertentu.

Volume dan nilai transaksi juga menjadi faktor pertimbangan. Saham dengan likuiditas tinggi lebih mudah diperjualbelikan dan cenderung memiliki spread harga yang lebih kecil, sehingga cocok bagi investor aktif. Investor disarankan untuk memantau saham pilihan secara berkala, menyesuaikan strategi dengan kondisi pasar, dan tetap mengacu pada rekomendasi broker sebagai acuan tambahan.

Rangkuman dan Prospek Perdagangan

Secara keseluruhan, IHSG dan saham-saham unggulan menunjukkan potensi penguatan yang menjanjikan untuk perdagangan Selasa, 24 Februari 2026. 

Pergerakan harga saham yang fluktuatif namun didominasi tren positif memberikan peluang bagi investor untuk memanfaatkan momentum. Saham-saham rekomendasi dari berbagai broker dapat dijadikan panduan dalam mengambil keputusan investasi.

Investor perlu menyadari bahwa rekomendasi saham bukanlah jaminan keuntungan, melainkan acuan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. 

Kondisi pasar dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga strategi yang fleksibel dan disiplin sangat diperlukan. Pemantauan IHSG, tren sektor, dan sentimen investor asing akan membantu mengambil keputusan yang lebih tepat.

Dengan memperhatikan rekomendasi dan strategi investasi yang matang, investor dapat memaksimalkan potensi keuntungan sekaligus meminimalkan risiko. Rekomendasi saham hari ini menjadi panduan penting bagi mereka yang ingin memanfaatkan peluang bullish IHSG, namun tetap berhati-hati menghadapi volatilitas pasar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index