Nusatama

Nusatama Kembangkan Truk Listrik Untuk Industri Nasional

Nusatama Kembangkan Truk Listrik Untuk Industri Nasional
Nusatama Kembangkan Truk Listrik Untuk Industri Nasional

JAKARTA - PT Nusatama Berkah Tbk. (NTBK) mengambil langkah strategis dengan memperluas bisnisnya ke kendaraan listrik industri. Bersama Kalista, perseroan mengembangkan truk listrik kelas berat yang siap digunakan di sektor logistik dan pertambangan. 

Langkah ini tidak hanya menegaskan komitmen perusahaan terhadap inovasi, tetapi juga sejalan dengan agenda nasional untuk menurunkan emisi karbon dan mempercepat adopsi kendaraan listrik (EV) di sektor industri.

Corporate Secretary NTBK, Dodi Sentot, menekankan bahwa kolaborasi ini lebih dari sekadar tren. 

“Fokus kami adalah menghadirkan truk listrik yang siap dipakai di lapangan, mulai dari logistik hingga pertambangan,” ujarnya.

Melalui kemitraan ini, Nusatama menargetkan pengembangan produk yang bisa langsung diimplementasikan secara komersial, sambil memastikan teknologi yang dihadirkan dapat bersaing dari sisi biaya, keandalan, dan efisiensi energi.

Strategi Pengembangan Truk Listrik

Pengembangan truk listrik dilakukan secara bertahap, dimulai dari uji coba performa di kondisi operasional nyata. Tim Nusatama–Kalista mengevaluasi berbagai aspek, termasuk daya angkut, jarak tempuh, efisiensi konsumsi energi, dan ketahanan kendaraan dalam berbagai kondisi lapangan. 

Dodi menyatakan, uji coba ini menjadi tahap krusial sebelum peluncuran resmi, memastikan truk listrik tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memenuhi standar industri yang menuntut keandalan tinggi.

Kolaborasi jangka panjang ini juga membuka ruang untuk inovasi berkelanjutan. Spesifikasi truk listrik disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan industri, mulai dari desain bodi, kapasitas baterai, hingga sistem manajemen energi. 

Dengan demikian, kendaraan yang dihasilkan bukan sekadar prototipe, melainkan solusi nyata bagi perusahaan logistik dan pertambangan yang ingin mengurangi biaya operasional sekaligus jejak karbon.

Implementasi di Lapangan

Sebelumnya, NTBK bersama Kalista dan PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR) melaksanakan fase uji coba Heavy Duty EV Truck di kawasan industri Cikarang. 

Armada truk listrik diuji langsung di jalur distribusi dengan muatan penuh untuk menilai performa kendaraan dalam situasi kerja nyata. Evaluasi ini mencakup kecepatan pengisian baterai, daya tahan baterai, dan kemudahan pengoperasian oleh pengemudi industri.

Hasil uji coba menjadi acuan penting bagi pengembangan lebih lanjut, termasuk penyesuaian sistem baterai, optimisasi efisiensi energi, dan integrasi teknologi pendukung lainnya. 

Dodi menambahkan, “Kami ingin memastikan teknologi ini dapat bersaing dengan kendaraan diesel tradisional, sekaligus memberikan manfaat lingkungan yang nyata.”

Potensi Ekosistem Kendaraan Listrik Industri

Masuknya Nusatama ke segmen truk listrik industri menandai langkah perusahaan untuk menjadi bagian dari ekosistem EV nasional. Segmen ini dikenal memiliki hambatan masuk yang tinggi, mulai dari biaya investasi awal, standar keamanan, hingga kesiapan infrastruktur pengisian baterai. 

Namun, potensi jangka panjangnya sangat besar, mengingat kebutuhan transportasi industri yang terus meningkat dan tekanan global untuk menurunkan emisi gas rumah kaca.

Kolaborasi dengan Kalista memungkinkan Nusatama memanfaatkan pengalaman dan teknologi perusahaan partner dalam pengembangan kendaraan listrik. 

Langkah ini diharapkan mendorong adopsi EV industri lebih luas, sekaligus memberikan benchmark bagi perusahaan lain dalam transformasi logistik nasional. 

Integrasi teknologi, uji coba lapangan, dan fokus pada solusi siap pakai menjadi kombinasi yang membuat Nusatama menonjol sebagai pelopor truk listrik industri di Indonesia.

Tantangan dan Peluang Ke Depan

Meski prospek positif, pengembangan truk listrik kelas berat menghadirkan tantangan. Infrastruktur pengisian baterai yang masih terbatas, biaya produksi yang tinggi, dan perlunya adaptasi pengemudi menjadi fokus utama perseroan. 

NTBK berkomitmen mengatasi tantangan ini melalui inovasi teknologi, pelatihan operator, dan kerja sama dengan mitra strategis untuk membangun ekosistem pendukung kendaraan listrik industri.

Ke depan, Nusatama berencana memperluas uji coba ke sektor lain, termasuk transportasi logistik nasional yang membutuhkan armada besar dan operasional berkelanjutan. 

Strategi ini tidak hanya membuka peluang komersial baru, tetapi juga memperkuat posisi perusahaan dalam upaya mengurangi jejak karbon di sektor industri. 

Dengan kombinasi riset, pengembangan, dan implementasi lapangan, Nusatama berharap truk listrik dapat menjadi solusi transportasi industri yang efisien, ramah lingkungan, dan siap memenuhi kebutuhan logistik nasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index